08 July 2007

Rapat Kerja & Temu Konsultasi


Setelah mendapat SK kepengurusan dari Bupati Tangerang bulan Mei lalu, Karang Taruna Kab. Tangerang menyelenggarakan Rakerda I tanggal 30 Juni 2007. acara yang digelar di Islamic center Perumahan Citra Raya ini diikuti oleh sekitar 800 orang utusan dari Karang Taruna tingkat Kabupaten, Kecamatan dan Desa/Kelurahan se-Kabupaten Tangerang.

Perhelatan yang dilakukan untuk pertamakalinya oleh organisasi kepemudaan terbesar di kabupaten Tangerang ini disamping untuk menyusun dan menghasilkan kebijakan dan program kerja yang strategis sesuai dengan dinamika dan perkembangan Organisasi, juga dimaksudkan untuk mempertajam sense Karang Taruna terhadap masalah-masalah sosial yang muncul sebagai ekses dari proses pembangunan yang dinamis, demikian dikemukakan oleh Ketua Karang Taruna Kab. Tangerang H. Dedi Kurniadi.

Dalam Rakerda ini, Panitia juga menggelar acara Diskusi Publik yang dalam bahasa Karang Taruna dikenal dengan istilah ”Temu Konsultasi”. Diskusi yang dipandu oleh Direktur Tangerang Institute, Ade Awaluddin selaku moderator ini menghadirkan narasumber antara lain Ketua DPRD Kab. Tangerang H. Endang Sudjana, Kabid Keuangan PAP II Bandara Soekarno-Hatta Edi Suyanto, Ketua Karang Taruna Prov. Banten H. Sukmayada Shybli, serta Tokoh Pemuda Tangerang yang juga Ketua KPU Kab. Tangerang Jamaluddin.

Atmosfir dan semangat baru dalam tubuh organisasi yang belakangan terkesan stagnasi ini nampak jelas dari kesiapan panitia merancang acara ini, hal ini terlihat mulai dari peserta raker yang dihadiri hampir seluruh utusan kecamatan dan desa sampai tamu undangan yang diantaranya hadir beberapa camat serta kepala desa. Bahkan Ketua Umum Karang Taruna Nasional, DR. Doddi Susanto juga tampak hadir ditengah peserta raker.

Dalam sambutannya, Doddi mengajak seluruh warga Karang Taruna untuk terus mempertahankan nuansa kesukarelaan sebagai pijakan dasar berdirinya Karang Taruna, disamping itu dirinya juga mengingatkan agar Rakerda hendaknya merumuskan 2 agenda besar yaitu konsolidasi dan pemberdayaan organisasi. “Kebersamaan, Kesukarelaan dan keterpanggilan merupakan pijakan dasar yang harus ditanamkan dibenak seluruh pengurus Karang Taruna dalam menjalankan amanat organisasi sebagai pejuang-pejuang masalah social” demikian lanjut Doddi.

Dalam Rakerda yang berakhir pukul 22.00 WIB ini dihasilkan beberapa rekomendasi antara lain: Karang Taruna bersikap Netral dalam menyikapi moment Pilbup 2008, Mendesak Pemerintah untuk meningkatkan hubungan sinergitas serta membangun kemitraan dengan Karang Taruna dalam mengatasi masalah-masalah social, Mendesak Gubernur Banten untuk meninjau ulang mekanisme penyaluran dana Block Grand yang banyak diselewengkan oknum kepala desa, serta meminta Pemkab Tangerang untuk menganggarkan dana pembinaan bagi seluruh Karang Taruna Desa/Kelurahan di Kab. Tangerang.

No comments: